Tuesday, 10 November 2015

Ada benarnya juga

Mungkin kita tak usah bertukar kabar, menyempitkan tanya dalam setiap pesan singkat sama dengan mengumbar rasa yang tak seharusnya diperlakukan seperti itu.

Mungkin kita tak usah bersimpul dengan saling kode mengkode, mengantarkan sinyal disetiap tindakan untuk menunjukkan rasa bahwa itu benar adanya.

Mungkin kita tak usah bergelantung pada harap, karena mungkin saja harapan itu semu .

Ya sesekali bertegur sapa, menyimpan semua tepat pada posisi dan porsinya agar tidak terjadi  rasa yang terumbar sia sia, cukup simpan dalam doa.

Pada akhirnya wujudkan dengan Qabiltu Nikahaha~

Yogyakarta. Di tepi ruang rantau

No comments:

Post a Comment