Sunday, 12 April 2015

Takkan Patah yang Lembut

“Teppettu maompengnge, teppollo masellomoe”
Ungkapan diatas dalam bahasa bugis, yang artinya “takkan putus yang kendur, takan patah yang lembut” memberikan sebuah pembelajaran tetang bagaimana kita bersikap. Kadang aku sendiri merasa terlau keras memaksakan kehendak kepada orang lain (dalam kata lain egois) ya memang aku menyadari aku egois. Ungkapan tersebut memberi arti tak dengan lembut kita jauh lebih bisa menghargai orang lain. Tanpa harus memaksakan ia, ia dengan senang hati melakukannya. Pada akhirnya hubungan baiklah yang tercipta, tak ada benih kebencian ~

No comments:

Post a Comment