Sunday, 8 September 2013

Setitik~

Entah awal yang bagaimana aku terus berjalan..
Pertemuan singkat itu begitu membekas ...
aku tak mengerti mengapa arus membawaku kemari..

Sepotong harapan kini tumbuh kembali..
Tiada arah aku tak ada kecewa.
Semenjak saat itu aku semakin mengerti..
RencanaNya lebih dari indah..



Setitik embun menyiram keringnya hati..
ada secercah cahaya yang menghiasi..
Aku berhenti...
Berhenti menunggu...
Dibalik sajak merah bertuliskan angin..
Diatas awan yang tak pernah padam..

Sekian waktu berlalu..
Sekian detik tersipu..
Aku tak sempat menguntai..
menguntai kata beribu makna...
Menjadi sebuah ungkapan...

Untukmu Bidadari...
aku mencintaimu dalam diamku...

No comments:

Post a Comment