Aku belajar mencintaimu dalam diam dengan keimanan. Berharap agar dapat menjaga rasa maluku dan memelihara kesucian hatimu. Inilah caraku mencintaimu karenaNya, diam dan tak pernah terucap, hingga diujung lidah yg lunak sekalipun :') Berharap menjadi Fatimah yg tak pernah sekalipun mengungkapkan dan membawamu menjadi Ali yg tak pernah sekalipun mengecewakan.
Karena dlm diam tersimpan kekuatan dan harapan, hingga mungkin saja Allah membuat harapan itu menjadi nyata, dan berbicara di dunia nyata Dan jika memang "Cinta dalam Diam" itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara didunia nyata..., biarkan ia tetap diam. Jika engkau memang bukan milikku, ALLAH akan menghapus "Cinta Dalam Diam" itu dengan memberi rasa yang lebih indah pd orang yang tepat. Biarkan "Cinta Dalam Diam" akan menjadi memori tersendiri di sudut hati ini. Biarlah menjadi rahasia antara aku dengan SANG PEMILIK HATI. Ketika cinta hadir tidaklah utk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta.. Maka, izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba...mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya. Jika benar cinta itu karena Allah, biarkan ia mengalir mengikuti aliran Allah krn ia berhulu dari Allah dan berhilir hanya kepada Allah. Bukan karena menghindari dunia... tapi meraih surga-Nya :') bukan karena lemah untuk menghadapinya.., tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup.. Cukup cintai ia dari kejauhan.. karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan, karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan karena hadirmu mungkin saja akan membawa kenelangsaan hati-hati yg terjaga. Cukup cintai ia dengan kesederhanaan...,memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan. Cukup cintai ia dalam diam... bukan karena membenci hadirnya..., tapi menjaga kesuciannya:"")
!doctype>
No comments:
Post a Comment